Skip to main content

Tentakel Grimalditeuthis bonplandi

Laporan Penelitian - Cumi menggunakan tentakel untuk memancing mangsa. Misteri senjata rapuh Cephalopoda untuk memancing mangsa cukup dekat sebelum diterkam.

Beberapa kesempatan bertemu ribuan meter di bawah air tampaknya memecahkan misteri lama spesies cumi-cumi Grimalditeuthis bonplandi yang memiliki tentakel tidak biasa. Mereka berpura-pura untuk memikat ikan sebelum diraup dalam jangkauan.

Kebanyakan cumi memiliki sepasang tentakel dengan kait atau pengisap untuk meraba makanan, tetapi Grimalditeuthis bonplandi memiliki tentakel tipis dan rapuh. Para ilmuwan garuk-garuk kepala, apa fungsi benang yang melambai dalam arus air dalam itu?

Hendrik Hoving, spesialis cumi di Helmholtz Centre for Ocean Research di Kiel, Jerman, dan tim merekam video 7 G. bonplandi di Atlantik dan Pasifik Utara oleh Monterey Bay Aquarium Research Institute di California dan submersible jarak jauh milik perusahaan tambang minyak.

Tentakel memiliki ujung tampak seperti ikan atau cumi kecil. Lambaian menarik perhatian krustasea dan cumi lain. Mangsa bergerak menuju lengan. Ketika dalam jangkauan, G. bonplandi meraup dan berakhir dengan santap malam.

G. bonplandi di kedalaman 1.000 meter lebih, terlalu gelap bagi spesies mangsa melihat tentakel karena tidak ada cahaya alami menembus jauh ke bawah. Tapi gerakan tentakel merangsang bioluminescence dalam air dengan menciptakan getaran frekuensi rendah sinyal hidrodinamik.






Hendrik J. T. Hoving (Monterey Bay Aquarium Research Institute, Moss Landing, CA 95039, USA) et.al. First in situ observations of the deep-sea squid Grimalditeuthis bonplandi reveal unique use of tentacles. Proceedings of the Royal Society B., 28 August 2013 DOI:10.1098/rspb.2013.1463
Gambar: Monterey Bay Aquarium Research Institute
Video: The Royal Society

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…