Wednesday, August 28, 2013

Lompatan Calindoea trifascialis

Laporan Penelitian - Lompatan kepompong menyelamatkan nyawa ulat. Dunia kepompong mungkin kecil, tapi tidak menghentikan hasrat mereka untuk melakukan perjalanan.

Di hutan Vietnam, ulat Calindoea trifascialis mempersiapkan diri untuk transformasi dengan memanjat pohon, membungkus diri dalam sehelai daun dan menyegel dari dalam. Ketika tumbuh jadi bentuk dewasanya, larva jatuh ke lantai hutan.

Perjalanannya tidak berakhir. Setelah di tanah, tubuh ulat sedemikian rupa dalam gulungan daun mulai melompat-lompat. Panjang bundelan hampir 1cm melompat-lompat hingga selama 3 hari untuk menjauh dari cahaya.

Meskipun pupa melakukan menjalankan berisiko menarik predator di lantai hutan, mereka melompat agar terhindar dari proses pengeringan sinar Matahari yang mengancam ulat ketika menunggu untuk dilahirkan kembali sebagai ngengat.








Kim Humphreys and D. Christopher Darling (Department of Natural History, Royal Ontario Museum, 100 Queen's Park, University of Toronto, Toronto, ON, Canada M5S 2C6; Department of Ecology and Evolutionary Biology, University of Toronto, Toronto, ON, Canada M5S 2C6). Not looking where you are leaping: a novel method of oriented travel in the caterpillar Calindoea trifascialis (Moore) (Lepidoptera: Thyrididae). Biology Letters, 21 August 2013, DOI:10.1098/rsbl.2013.0397
Gambar dan Video: The Royal Society
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment