Tuesday, August 20, 2013

Jantung Tikus Berdetak Lagi

Laporan Penelitian - Jantung tikus berdetak lagi berkat sel induk manusia. Sebuah jantung segar kembali berdetak adalah setengah jantung tikus setengah jantung manusia.

Untuk membuat jantung hibrida, Lei Yang, biolog University of Pittsburgh, dan rekan mengambil jantung tikus dalam proses 10 jam lalu menghapus semua sel. Kemudian dilakukan repopulasi protein perancah sel prekursor jantung manusia dengan 3 jenis sel induk. Setelah beberapa minggu, organ berdetak lagi.
"Jantung rekayasa kami berisi sekitar 70 persen sel-sel prekursor jantung manusia yang menyediakan kekuatan mekanis untuk kontraksi," kata Yang.

Prekursor berasal dari sel induk pluripotent kulit manusia yang diubah menjadi sel-sel jantung. Penelitian sebelumnya menggunakan sel embrio manusia untuk mencapai hasil yang sama, namun tingkat keberhasilan dalam mengkonversi untuk sel-sel jantung berdetak sangat rendah.

Desain jantung berirama, tapi tidak cukup kuat untuk memompa darah secara efektif dan tim menemukan irama jantung berbeda dengan jantung tikus normal. Mungkin karena sel-sel yang dibudidaya tidak sematang sel jantung dewasa atau bersinkron.

"Kami tidak membangun kembali seluruh sistem konduksi jantung yang bisa mengendalikan detak berirama," kata Yang.

Tapi sudah pasti tujuan jangka panjang Yang menciptakan jantung manusia yang dapat digunakan untuk transplantasi, pengujian obat dan untuk lebih memahami bagaimana jantung berkembang. Langkah berikutnya meningkatkan sinkronisasi mekanik dan listrik detak jantung.

"Dengan metode kami bisa menghasilkan otot dan struktur vaskular. Kami berharap membuat jaringan jantung segera, tapi impian kami adalah untuk regenerasi jantung manusia," kata Yang.








Profile Peneliti : Lei Yang
Tung-Ying Lu (Department of Developmental Biology, University of Pittsburgh School of Medicine, Rangos Research Center, 530 45th Street, Pittsburgh, Pennsylvania 15201, USA) et.al. Repopulation of decellularized mouse heart with human induced pluripotent stem cell-derived cardiovascular progenitor cells. Nature Communications, 13 August 2013, DOI:10.1038/ncomms3307
Gambar dan Video: Tung-Ying Lu et.al., DOI:10.1038/ncomms3307
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment