Skip to main content

Genera Baru Bambu Gunung Afrika

Laporan Penelitian - Dua genera baru Bambu Gunung di Afrika Bergbambos dan Oldeania. Genera baru diwakili spesies Bergbambos tessellata dan Oldeania alpine.

Hampir semua bambu ditemukan di Asia atau Amerika Selatan, maka Bambu Gunung Afrika telah menjadi misteri yang tersembunyi di gunung-gunung tropis yang menyediakan makanan bagi gorila, mirip bambu China menyediakan makanan untuk Panda Raksasa.

Tampaknya ada 2 spesies dimana para ilmuwan sudah berpikir bahwa Bambu Afrika sangat erat terkait dengan ratusan bambu serupa di Asia, namun terpisah jarak ribuan mil karena bambu berbunga merupakan peristiwa langka, menyebar dengan biji membutuhkan waktu yang sangat lama.

"Fitur dan DNA bambu Afrika tentu berbeda dengan Asia Timur, tetapi masih belum jelas apakah mereka benar-benar cukup berbeda untuk mewakili leluhur semua bambu Asia," kata Chris Stapleton, spesialis bambu dari Inggris.

Kecurigaan muncul. Bambu begitu tua untuk mewakili genera baru dan bahkan mungkin menjadi sisa-sisa bambu ketika iklim awal Bumi yang menyebar ke Asia seiring hanyut lempeng tektonik. Dengan demikian fitur bambu Gunung Afrika signifikan berbeda dengan Asia.

"Perlu untuk berburu dan mempelajari bambu gunung di Sri Lanka dan Madagaskar dan memasukkannya ke dalam analisis yang lebih luas untuk memastikan," kata Stapleton.
Profile Peneliti : Chris Stapleton
Bergbambos and Oldeania, new genera of African bamboos (Poaceae, Bambusoideae)

Chris M. A. Stapleton1
  1. Chandos Close, Amersham, HP6 6PJ, United Kingdom
PhytoKeys
Akses : DOI:10.3897/phytokeys.25.6026

Gambar: Chris Stapleton, DOI:10.3897/phytokeys.25.6026

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…